Puisi Curhatan Hati Tentang Seseorang yang Tersakiti - Sahabatpena
Halo sobat semuanya. Assalamu'allaikum.
Puisi kali ini adalah bertema tentang sebuah curhatan hati seseorang yang telah terlanjur cinta kepada kekekasihnya yang hanya berniat untuk menetap sementara saja.
Tidak banyak yang akan saya sampaikan dibawah ini, Cuma beberapa kalimat puisi yang mungkin akan bisa mewakili perasaan hati kalian saat ini. Teruntuk yang baru saja ditinggal pergi kekasihnya, Jangan sedih ya :) Memang terkadang cinta itu menyakitkan apalagi sudah terlanjur sayang. Hmmm kayak judul lagi gitu Hehehe.
Jangan putus asa apa lagi sampai kehilangan arah hidup dan mengakhirinya, Jangan sampai deh ya teman-teman. Mungkin puisi dibawah ini akan sedikit mengisi hati yang sedang sendiri dan menghibur diantara perasaan galau untuk menemani hari saat tak ada yang menemani disisimu.
Yuk langsung saja sahabat pena:
Artikel Lainnya :
Bila kata telah habis.
Perasaan hati menjadi diam seperti membisu.
Jika ingin kutuliskan kisah ini.
Apakah aku sanggup melakukannya?
Rasa terlalu berat untuk dikatakan.
Membuat suatu ilusi menjadi sebuah kenyataan.
Sungguh jika aku disuruh merangkai sebuah kata.
Tak kuasa menahan air yang jatuh disetiap bait kata-katanya.
Jika dahulu sering kudengar sebuah kata rindu.
Tanpa harapku untuk selalu bersamamu.
Seperti kata terucap dari bibirmu.
Bagai permata diriku untukmu.
Setelah lama diriku merenung.
Apakah aku salah terlalu cepat luluh denganmu?
Tanpa sadar.
Sebuah kata jebakan tanpa perasaan datang padaku.
Siapa yang sangka.
Jika katamu hanya pemanis dibalik pahitnya dirimu.
Suara visual yang bermakna akan realita kehidupan.
Mungkin kini aku sadar akan sebuah perasaan.
Jika cinta tercipta karena sebuah kata.
Akan pudar hanya dengan sentuhan semata.
Jika cinta datang karena perjuangan,
Tak akan pudar walau ombak menghempas dan mengikisnya
Karena perjuangan,
Butuh waktu tanpa kata instan.
Jika percaya membuatku sakit
Aku lebih memilih menjauh untuk sendiri
Tapi aku mengerti tentang semua ini.
Hidup tak akan bisa untuk sendiri.
Aghhh,,,,
Aku pusing akan semua ini.
Aku telah rapuh untuk berfikir akan cinta.
Tapi Tegar hati untuk menghadapinya.
Walau rasa sakit tak kan hilang begitu saja.
Akan ku jadikan sebagai kisah akan hidup ini.
Yang akan aku ukir dibalik bait-bait puisi ini.
Terima kasih untukmu.
Yang telah pernah mengisi hatiku.
"
Terima kasih telah berkunjung ke Blog Titisanpenabook ini.
Semoga kita bisa berjumpa di lain waktu. Dan, nantikan terus update puisi-puisi terbaik disini.
Wassalamu'allaikum
Puisi kali ini adalah bertema tentang sebuah curhatan hati seseorang yang telah terlanjur cinta kepada kekekasihnya yang hanya berniat untuk menetap sementara saja.
Tidak banyak yang akan saya sampaikan dibawah ini, Cuma beberapa kalimat puisi yang mungkin akan bisa mewakili perasaan hati kalian saat ini. Teruntuk yang baru saja ditinggal pergi kekasihnya, Jangan sedih ya :) Memang terkadang cinta itu menyakitkan apalagi sudah terlanjur sayang. Hmmm kayak judul lagi gitu Hehehe.
Jangan putus asa apa lagi sampai kehilangan arah hidup dan mengakhirinya, Jangan sampai deh ya teman-teman. Mungkin puisi dibawah ini akan sedikit mengisi hati yang sedang sendiri dan menghibur diantara perasaan galau untuk menemani hari saat tak ada yang menemani disisimu.
Yuk langsung saja sahabat pena:
Artikel Lainnya :
![]() |
CURHATAN HATI |
Bila kata telah habis.
Perasaan hati menjadi diam seperti membisu.
Jika ingin kutuliskan kisah ini.
Apakah aku sanggup melakukannya?
Rasa terlalu berat untuk dikatakan.
Membuat suatu ilusi menjadi sebuah kenyataan.
Sungguh jika aku disuruh merangkai sebuah kata.
Tak kuasa menahan air yang jatuh disetiap bait kata-katanya.
Jika dahulu sering kudengar sebuah kata rindu.
Tanpa harapku untuk selalu bersamamu.
Seperti kata terucap dari bibirmu.
Bagai permata diriku untukmu.
Setelah lama diriku merenung.
Apakah aku salah terlalu cepat luluh denganmu?
Tanpa sadar.
Sebuah kata jebakan tanpa perasaan datang padaku.
Siapa yang sangka.
Jika katamu hanya pemanis dibalik pahitnya dirimu.
Suara visual yang bermakna akan realita kehidupan.
Mungkin kini aku sadar akan sebuah perasaan.
Jika cinta tercipta karena sebuah kata.
Akan pudar hanya dengan sentuhan semata.
Jika cinta datang karena perjuangan,
Tak akan pudar walau ombak menghempas dan mengikisnya
Karena perjuangan,
Butuh waktu tanpa kata instan.
Jika percaya membuatku sakit
Aku lebih memilih menjauh untuk sendiri
Tapi aku mengerti tentang semua ini.
Hidup tak akan bisa untuk sendiri.
Aghhh,,,,
Aku pusing akan semua ini.
Aku telah rapuh untuk berfikir akan cinta.
Tapi Tegar hati untuk menghadapinya.
Walau rasa sakit tak kan hilang begitu saja.
Akan ku jadikan sebagai kisah akan hidup ini.
Yang akan aku ukir dibalik bait-bait puisi ini.
Terima kasih untukmu.
Yang telah pernah mengisi hatiku.
"
Terima kasih telah berkunjung ke Blog Titisanpenabook ini.
Semoga kita bisa berjumpa di lain waktu. Dan, nantikan terus update puisi-puisi terbaik disini.
Wassalamu'allaikum

Belum ada Komentar untuk "Puisi Curhatan Hati Tentang Seseorang yang Tersakiti - Sahabatpena"
Posting Komentar