BONEKA TERAKHIR
![]() |
Boneka Terakhir |
Suatu hari dikisahkan seseorang ayah yang depresi setelah anaknya meninggal dunia akibat kecelakaan, tentu saja sebagai seorang Ayah pasti perasaannya saat itu sangat campur aduk antara sedih dan frustasi dengan kehidupannya. Mungkin tidak semua orang dapat melewati perasaan ini. Namun, tidak dengan kisah ayah yang satu ini, Sebut saja namanya Pak Andre.
Disebuah Gubuk sederhana pak Andre pada saat itu hidup bersama Anak semata Wayangnya sebut saja namanya (Shinta), mereka hidup berdua saja setelah Istri Pak Andre meninggal sekitar 5 Tahun lalu saat melahirkan Shinta Putrinya. Tapi, Walaupun mereka hanya hidup berdua saja mereka tetap bahagia walaupun dalam keadaan seadanya, mereka tidak pernah mengeluh dengan kejamnya kehidupan ini, malah mereka bersyukur dengan semua yang ada dihadapannya. Karena, bagi mereka harta tidak akan berguna tanpa keluarga yang bahagia.
Hari demi hari mereka lalui bersama, Pak Andre yang bekerja sebagai Buruh bangunan terus bekerja untuk membiayai Keluarganya. Bagaimana tidak, Anaknya yang masih duduk di kelas 5 SD tentu akan membutuhkan pengeluaran yang lumayan besar, apalagi ditambah dengan kebutuhan Sehari-hari yang bisa dibilang cukup lumayan, membuat Pak Andre harus bekerja keras demi kelangsungan Hidup keluarga kecilnya.
Namun Putrinya yang masih kecil tentu memiliki banyak keinginan seperti halnya teman-teman sebayanya. Suatu hari, Pak Andre melihat anaknya melamun sambil melihat teman-temannya yang sedang bermain dengan mainannya masing-masing, Pak Andre yang merasa binggung segera menghampiri anaknya tersebut dan menanyakan Perihal kenapa dia tidak main dengan teman-temannya dan melamun.
Sang Anak menjawab " Ayah, boleh gak aku minta beliin mainan Boneka seperti itu ya Yah " Ucap anaknya sambil menunjuk boneka temannya. Mendengar hal itu, Pak Andre terdiam sambil melirik senyum ke anakny. Ia Berkata " Iya Nak, nanti jika ayah sudah punya uang pasti ayah beliin Boneka Seperti itu, yang lebih cantik dan imut kayak kamu ya Nak" Ucap Pak Andre sambil tersenyum mengarah ke Putrinya.
Mendengar kata-kata ayahnya Shinta pun langsung senang dan terlihat wajah cerianya sambil memeluk ayahnya dan langsung bergegas bermain bersama teman-temannya lagi. Pak Andre yang melihat Ekspresi anaknya merasa senang walaupun dalam hatinya berkata " Maafkan ayah ya nak, belum bisa memberi apa yang kamu inginkan.Tapi, ayah janji pasti akan berusaha untuk beliin Boneka buat kamu tapi tidak sekarang, ayah akan berjuang demi kebahagianmu nak"
Keesokan Harinya Pak Andre bekerja seperti biasanya, Shinta yang saat itu sekolah pagi, kembali bertanya perihal yang kemaren kepada ayahnya sebelum berangkat kesekolah, Pak Andre yang mendengar hal itu langsung tersenyum pada anaknya " Iya nak Insyaallah akan Ayah belikan hari ini, Tapi kamu janji pada ayah, Harus jadi anak yang pintar dan tidak nakal disekolah " Ucap Ayahnya. " Oke siap Yah" Sahut Anaknya.
Pak Andre pun langsung segera berangkat kerja. Tapi, sebelum itu Pak Andre mengantarkan Putrinya itu ke sekolah terlebih dahulu sebelum berangkat Kerja. Sesampainya di Gerbang sekolah Shinta pun langsung bersalaman pada ayahnya untuk pamit masuk ke Kelasnya " Ayah, aku masuk duluan ya Yah, Assalamu'allaikum " Ucap Shinta sambil mencium tangan Ayahnya. " Wa'allaikumsallam Nak, Belajar yang pintar dan jangan nakal, dengerin apa-apa yang guru sampaikan "
Pak Andre pun Langsung meninggalkan Putrinya dan Bergegas menuju tempat kerjanya, di perjalanan Pak Andre berfikir Perihal Permintaan Putrinya yang ingin dibelikan Boneka seperti teman-temannya sedangkan Ia sendiri hanya punya Uang Rp10.000 di tangannya, itupun Uang simpanan pak Andre untuk membeli makanan nanti Malam. Pak Andre yang merasa binggung, sejenak melupakan masalah tersebut setelah sampai tempat kerjanya, saat itu tanpa fikir panjang langsung memulai kerjanya sebagai buruh angkat beras di sebuah toko,
Pagi yang panjang perlahan dilewati. Dan, tidak terasa hari sudah menjelang sore.
Pak andre segera bergegas untuk pulang kerumah. Tapi, ia teringat akan masalahnya tadi dan merasa sangat bingung, Rekan kerjanya (sebut saja Pak Risky) yang merasa ada yang aneh dengan sikap Pak andre pada hari ini, Segera menghampirinya untuk bertanya.
" Dre, loe kenapa?kok gue lihatin dari tadi kayak orang bingung aja, kayak anak ayam kehilangan induknya " Ucap Temannya dengan nada sedikit bergurau.
Pak andre yang merasa tidak enak menceritakannya menolak untuk menjawab, dan hanya berkata" tidak apa-apa "Rekan kerjanya yang merasa ada yang disembunyiin oleh Pak Andre langsung bertanya kembali. " Bohong loe, itu kelihatan muka loe lagi ada masalah pasti, coba ceritakan sama gue lah, kali aja gue bisa bantu Dre, paling gak kasih solusi, kita ini berteman udah lama. " Ucap Temannya Dengan Nada Serius.
Pak Andre yang Mendengar perkataan Temannya tadi mulai sedikit terbuka dan bercerita, Mendengar cerita Pak Andre, Teman kerjanya tadi bilang.
" Sabar ya Dre, Hmmm....Gini aja deh, gue ada sedikit Uang ini tapi Gak banyak dre, Kamu pakai aja dulu kl masalah gantinya Santai aja" Ucap Temannya Sambil Mengambil uang disakunya. Pak Andre yang merasa tidak Enak menolak untuk menerima Uang dari Temannya itu, Tapi temannya tetap memberikan uangnya, Akhirnya Pak Andre pun mengambil Uang tersebut.
" Alhamdulillah, Terima kasih Ki, saya janji akan kembalikan Uangnya secepat mungkin " Ucap Pak Andre sambil Memeluk Teman kerjanya tadi.
" Iya2 Dre.Tapi, kaga usah lebay juga sambil meluk gini dah, lagian gue masih normal kali, Ya udah sana, buruan pulang mungkin putrimu sudah nunggu ayahnya pulang " Ucap Temannya Dengan Nada Gurauan.
Pak Andre pun segera bergegas ke Pasar untuk membelikan Boneka yang diinginkan anaknya dengan persaan senang , setelah cekup lama berkeliling Pasar Akhirnya Pak Andre mendapatkan apa yang ia cari, Setelah dapat Pak Andre langsung bergegas pulang dengan langkah kaki cepat karena persaan yang tidak sabar untuk memberikan Kejutan untuk Putrinya.
Setelah lumayan jauh Melangkah dari pasar menuju rumah. Akhirnya, Pak Andre sampai ke lorong rumahnya, Di depan lorong Pak Andre yang merasa ada yang aneh didepan rumahnya, merasa binggung kerena banyaknya Warga dan kerabat dekatnya berkumpul dirumahnya, merasa ada yang tidak beres Pak Andre Langsung berlar menuju rumahnya dan Bertanya dengan Warga sekitarnya.
" Ada Apa ini pak " Ucap Pak Andre dengan Nada Ceman dan Gelisah, " Pak Andre yang sabar ya, Tadi Putri bapak menjadi korban tabrak lari, kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB tadi di depan jalan besar sana, tadi kami juag sudah coba mencari bapak untuk memberitahukan kabar ini. Tapi, kami disini tidak ada yang tau tempat bapak kerja dimananya, jadi kami putuskan untuk membawa Putri bapak kerumah dan mengabari kerbat dekat bapak Andre "
Setelah mendengar Penjelasan Warga sekitar, Pak Andre langsung berlari menuju ke dalam rumahnya dan Mmeluk Putrinya yang sudah terbujur kaku
"Nak...Nak...Bangun Nak... ini Ayah bawain boneka yang kamu minta tadi pagi Nak.., jangan tinggalin Ayah Nak....Ayah gak akan sanggup tanpamu Nak.. " Ucap Pak Andre sambil menangis Sejadi-jadinya, Warga sekitar mencoba menenangin Pak Andre.
Selang berapa bulan setelah kejadian itu, Pak Andre tetap menyimpan Boneka Terakhir yang diminta Putrinya itu, Hari demi hari dilalui semua Perubahan sikap dan sifat pak Andre pun dirasakan oleh warga bahkan keluarganya. Pak Andre lebih memilih mengurung diri dalam kesendirian, Tapi Keluarga terdekat terus berusaha untuk membujuk dan menasihati Pak Andre, Sudah dicoba dibawa ke Rumah sakit. Tapi, Dokter bilang " Bapak andre ini mungin menderita Depresi berat akibat masalah yang dihadapinya, mungkin pihak dokter tidakmampu mengatasinya, tapi mungkin hanya satu yang dapat mengobatinya, yaitu KELUARGA "
Mendengar ucapan Dokter itu, Kerabat dekatnya langsung memeluk Pak Andre dan Berkata
" Berjuanglah Pak Andre "


Sedih KisahnyağŸ˜
BalasHapus