Puisi tentang Kota Yang Mati - Wikipedia

Hai semuanya. Assalamu'alllaikum.

Kalian pastilah mempunyai sebuah kampung halaman bukan? Pasti punya dong hehe. Terkadang, perasaan rindu akan kehidupan dikampung halaman akan terlintas difikiran kita, layaknya sebuah kampung dipinggiran desa yang telah punya banyak perbedaan dan perubahan dari masa ke masa.

Ada kampung yang semakin hari semakin maju dan berkembang. Tapi, tidak banyak juga sebuah kampung yang semakin hari akan semakin meredup akibat banguan-bangunan  nan megah yang perlahan menghiasi sebuah kampung dan menghilangkan kehidupan asri dalam perkampungan.

Hal seperti ini tentu bukanlah yang kita inginkan. Semoga saja semua kampung halaman kita akan tetap ada sampai kita besar dan bahkan mempunyai anak dan cucu ya teman-teman.

Ohh iya, pada kesempatan kali ini saya akan membawakan sebuah puisi tentang "Kota Tanpa Kehidupan" semoga bisa dinikmati bait demi bait dari kata-kata puisi yang telah saya tulis dibawah ini. Yuk langsung saja :


Artikel Lainnya :

  1. Puisi sahabat
  2. 4 Indikasi kebahagiaan dalam diri kita
  3. Puisi hanya untuk ibu tersayang
  4. Puisi cinta dan kasih sayang
  5. Cerpen ( Aku malu dengan ibuku yang Buta )




KOTA MATI

Gelap hati tanpa perasaan
Sunyi suasana tanpa kerinduan
Seperti sebuah kota yang kehilangan cahayanya
Tanpa rintih suara kaki melangkah

Dibawah rembulan ku pandang sebuah kota
Kota dimana semua awal diriku ini
Aku bertanya-tanya akan banyak hal
Kemanakah semua kehidupan ini berlabuh

Saat pundak bersandar akan rindangnya dedaunan
Ingin aku rasakan sebuah kebahagian seperti dahulu
Terlalu cepat diriku untuk bermimpi
Masih jauh diriku untuk berkhayal

Malam saat aku sendiri
Pandangan sedih akan kota yang telah mati
Tak ada warna-warni berkhias antara kehidupan ini

Kutahan sebuah air yang jatuh dari mata
Ku usap sebuah tangis yang menghiasi diriku
Setelah panjang kehidupan telah dilalui
Kini telah ku pahami arti dari semua ini
Antara perjuangan dan kesedihan
siapa yang harus ditinggalkan dan siapa yang harus dipertahankan

*hakcipta2020


Alhamdulillah bagaimana dengan puisinya teman-teman? Semoga bisa sedikit menghibur kalian semua dengan kata-kata puisi diatas ini.

Jika ada saran dan kritikan silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar dibawah ini atau bisa langsung  hubungi saya lewat tombol media sosial yang telah disediakan.

Terima Kasih
Wassalamu'allaikum




Zuliardo Untuk Kamu, Kalian para pemuda,Sebaris kata salam perkenalanku,Kalian penikmat sajak dan Cerita,Sehelai kata membuka diary. Salam Kenal Semuanya....

1 Komentar untuk "Puisi tentang Kota Yang Mati - Wikipedia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel